LPDP & PK-33

Logo LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan Badan Layanan Umum (BLU) yang ditunjuk sebagai pengelola dana abadi (endowment fund) berdasarkan UU Nomor 2 tahun 2010 tentang APBN-P 2010. Sebagian dana dari alokasi dana fungsi pendidikan dalam APBN-P tersebut dijadikan sebagai Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola dengan mekanisme pengelolaan dana abadi (endowment fund) oleh sebuah Badan Layanan Umum (BLU). Pengelolaan DPPN dan pemanfaatan hasil pengelolaan dana tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan namun pejabat dan pegawainya merupakan gabungan antara pegawai Kementerian Keuangan dan pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

LPDP dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 252/PMK.01/2011 tanggal 28 Desember 2011 yang menetapkan Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebagai sebuah lembaga non eselon yang langsung bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Dewan Penyantun LPDP (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama). Melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 18/KMK.05/2012 tanggal 30 Januari 2012, LPDP ditetapkan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan pola keuangan Badana Layanan Umum.

Visi

Menjadi lembaga pengelola dana terbaik di tingkat regional untuk mempersiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan.

Misi

Mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia melalui pembiayaan pendidikan.

  • Mendorong riset strategis dan/atau inovatif yang implementatif dan menciptakan nilai tambah melalui pendanaan riset.
  • Menjamin keberlangsungan pendanaan pendidikan bagi generasi berikutnya melalui pengelolaan dana abadi pendidikan yang optimal.
  • Sebagai last resort, mendukung rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana alam melalui pengelolaan dana cadangan pendidikan.

Tujuan, Fokus & Program LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengarahkan segenap usahanya guna mencetak pemimpin masa depan yang tersebar di berbagai bidang. Pengelolaan dana abadi pendidikan ini bertujuan menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi mendatang sebagai pertanggungjawaban antargenerasi. Selain itu, LPDP juga bertujuan mengantisipasi keperluan rehabilitasi pendidikan yang rusak akibat bencana.

LPDP berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang yang menunjang percepatan pembangunan Indonesia. Beberapa di antara prioritas yang menjadi fokus LPDP antara lain; teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, serta sosial-budaya.

Nilai & Budaya LPDP

  1. Integritas
    Berpikir, berkata, berperilaku dan bertindak dengan baik dan benar serta memegang teguh prinsip-prinsip moral
  2. Profesionalisme
    Bekerja tuntas, akurat atas dasar kompetensi terbaik, penuh tanggung jawab, dan komitmen yang tinggi.
  3. Sinergi
    Membangun hubungan kerja sama internal maupun kemitraan yang produktif dan harmonis.
  4. Pelayanan
    Bekerja sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan mudah dalam memenuhi kepuasan pemangku kepentingan.
  5. Kesempurnaan
    Berupaya melakukan perbaikan disegala bidang untuk menjadi dan memberikan yang terbaik.

Sekilas Tentang Persiapan Keberangkatan

Persiapan Keberangkatan (PK) merupakan program pembekalan yang diselenggarakan oleh LPDP bagi para Calon Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia yang dilaksanakan selama tujuh (6) hari. Tujuan PK memberikan penguatan terhadap pola pikir dan penanaman nilai-nilai (values) bagi peserta agar dapat menjunjung tinggi idealisme, integritas, kemandirian dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan memiliki komitmen untuk berusaha menjadi pemimpin masa depan bagi Indonesia yang mandiri dan bermartabat.

Sasaran Program Kepemimpinan adalah mendorong dan memfasilitasi para peserta untuk membangun mental pembelajaran (learning mental) dan perilaku pembelajaran (learning behavior) untuk melakukan proses pembelajaran (learning process), membangun paradigma baru yang lebih strategik dan kontributif; membangun pemahaman yang mendalam mengenai urgensi peran pemimpin dan kriteria pemimpin yang dibutuhkan untuk menggerakkan proses transformasi struktural dan kultural bangsa dan negara, serta membekali para peserta dengan wawasan kebangsaan dan nasionalisme yang kuat, di samping pengetahuan yang luas dan pemahaman yang mendalam mengenai tantangan kontemporer yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Kelompok PK-33

PK 33 dibagi kedalam 8 kelompok, yaitu:

Kelompok 1: Adil Pradipa

Adil pradipa berasal dari dua kata yaitu “adil” dan “pradipa”. Adil artinya persamaan, kesetaraan. Pradipa artinya lampu, cahaya, sinar. Adil Pradipa berarti cahaya keadilan. Kelompok Adil Pradipa berharap dapat menjadi cahaya bagi manusia, cahaya yang mampu memberikan pencerahan kepada manusia, cahaya yang memberikan sinarnya secara adil kepada setiap manusia yang disinarinya.

Kelompok Adil Pradipa diketuai oleh Zwesty Viera Putri Rimba. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Riza Azmi
  • Muhammad Ryan Junaldi
  • Itqonul Himam Rantau
  • Raden Muchamad Bayu Sakti Pratama
  • Ihsan Muchsin
  • Muhammad Ahmi Husein, S.Si.
  • Michael Benjamin Wijaya
  • Verda Farida
  • Yasmina Amalia
  • Jessica Vincentia Marpaung
  • Zwesty Viera Putri Rimba
  • Tathi Masyitah
  • Vinca Rosellinia Natasha
  • Audy Meutia Ariana
  • Reniati Utami

Kelompok 2: Caya Pandita

 

Caya Pandita berasal dari dua kata yaitu “caya” dan “pandita”. Caya artinya kilauan cahaya. Pandita artinya orang yang bijaksana. Caya Pandita berarti orang yang bijaksana yang memberikan pencerahan bagi sesama manusia. Kelompok Caya Pandita berharap dapat menjadi seseorang yang bijaksana yang dapat menerangi orang-orang di sekitarnya, yang dapat menerangi bangsa Indonesia.

Kelompok Caya Pandita diketuai oleh Jelita Noviarini. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Amar Vijai Nasrulloh
  • Dayu Apoji
  • Bening Tirta Muhammad
  • samuel zulkhifly sinaga
  • Matin Nuhamunada
  • Imam Ciptadi Putra
  • Andita Rizki Latief
  • Jelita Noviarini
  • Sulistyani Pancaningtyas
  • Lavinia Disa Winona Araminta
  • Annisa Sarah
  • Gulistiani Fuzuli
  • Yessika Adelwin Natalia S.
  • Az Zahra Faradita Sunandi
  • Hashlin Pascananda Utami

Kelompok 3: Dwipantara

 

Dwipantara
Dwipantara

Dwipantara adalah kata dalam bahasa Sanskerta untuk “kepulauan antara”, yang maknanya sama persis dengan Nusantara, karena “dwipa” adalah sinonim “nusa” yang bermakna “pulau”. Dwipantara menggambarkan anggota kelompok ini yang berasal dari berbagai penjuru nusantara. Anggota kelompok ini juga bercita-cita untuk menjadi pemimpin masa depan yang saling bersinergi untuk membangun Nusantara.

Kelompok ini diketuai oleh Wahyu Satrio Ardiko. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Ian Sofian Yunus
  • Eko Primabudi
  • Lino Natolino
  • Aprima Dheo Denisiano
  • Wimba Widagdho Dinutar
  • Wahyu Satrio Ardiko
  • Johannes Natanael Sianturi
  • Tina Purbawati
  • Ririn Syahriani
  • A. A. Kartika Saraswati
  • Meity Yokhebed Sinaga
  • Ina Andriani
  • Yohana Nareswari Putri
  • Ana Zussiva
  • Fitriya Niken Ariningsih
  • Yaulia Yanrismet

 

Kelompok 4: Bhanucetta

Bhanucetta berasal dari dua kata yaitu “bhanu” dan “cetta”. Bhanu artinya sinar, cahaya, terang. Cetta artinya berpengetahuan luas. Kelompok Bhanucetta berharap dapat menjadi orang yang berpengetahuan luas, yang dengan pengetahuannya tersebut dapat menjadi cahaya yang menerangi orang lain.

Kelompok Caya Pandita diketuai oleh Ayun Erwina. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Muhammad Iqbal
  • Ahyar
  • Muhammad Agiya Fersya
  • Doni Yusdinar
  • Yosua Djapara
  • Andre Victorio Allorerung
  • Ronald Samuel Maruli Hutagalung
  • Luluk Widyawati
  • Ayun Erwina Arifianti
  • Dewa Ayu Puteri Handayani
  • Nyi Mas Gianti Bingah Erbiana
  • Marthella Rivera Roidatua br. Sirait
  • Hana Hanifah
  • Erna Wulandari
  • Theresia Dwi Lestari Londong
  • Nofi Sri Utami

 

Kelompok 5: Aryanta Satya

Aryanta satya berasal dari dua kata yaitu “aryanta” dan “satya”. Aryanta artinya berhati tegas. Satya artinya setia, benar. Kelompok Bhanucetta berharap dapat menjadi orang yang tegas yang senantiasa berpegang teguh pada kebenaran.

Kelompok Aryanta Satya diketuai oleh Amalia Handini Astari. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Rizky Suganda Prawiradilaga
  • Randi Kurniawan
  • Ray Ozma
  • Insani Abdi Bangsa
  • Wahyu Setyo Budhi
  • choirul musfiqin abdul gani
  • Rodri Tanoto
  • Puspita Anggraini Katili
  • Gusti Ayu Jessy Kartini
  • Ni Putu Indah Yanuwiarti
  • Priliantina Bebasari
  • Najwa Assilmi
  • Amalia Handini Astari
  • Ida Noviyantie
  • Yerita Nurliana

 

Kelompok 6: Satya Aruna

Satya Aruna berasal dari dua kata yaitu “satya” dan “aruna”.Satya artinya setia, benar. Aruna artinya merah. Kelompok Bhanucetta berharap dapat menjadi orang yang senantiasa berani berjuang demi kebenaran.

Kelompok Satya Aruna diketuai oleh Muhammad Fadhlullah. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Yuamar Imarrazan Basarah
  • Muhammad Akbar Rusli
  • Yanuar Syapaat
  • Muhammad Fadhlullah
  • Burhan Adi Wicaksana
  • Kidung Ageng
  • Mustarakh Gelfi
  • Rosidah
  • Kristyajeng Suryo Putri
  • Ainun Jariyah
  • Syifa Rahmah
  • Rizka Restidyah Pravitianasari
  • Faridah Zahra
  • Rima Mustafa
  • Ziadatul Hikmiah

 

Kelompok 7: Arkana Abhinaya

Arkana Abhinaya berasal dari dua kata yaitu “arkana” dan “abhinaya”. Arkana artinya berhati terang. Abhinaya artinya semangat. Kelompok Arkana Abhinaya berharap dapat menjadi orang yang selalu bersemangat untuk menjadi penerang bagi orang-orang di sekitar mereka.

Kelompok Arkana Abhinaya diketuai oleh L.H Wisnu Wicaksono. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Arthur Parsaoran Silitonga
  • Bisuk Abraham Sisungkunon
  • H. Wisnu Wicaksono
  • Muhammad Rizki
  • Jayu Pramudya
  • Muhammad Ahlul Amri Buana
  • Eli Saut Silalahi
  • Rahmi Rusin
  • Shilmy Purnama
  • Putu Ayu Swandewi Astuti
  • Tiarlan Sirait
  • Tika Meutia Lubis
  • Lilian Aymee Natalia
  • Fitri Farid
  • Puji Astuti

 

Kelompok 8: Sriwijaya

Dalam bahasa Sanskerta, sri berarti “bercahaya” atau “gemilang”, dan wijaya berarti “kemenangan” atau “kejayaan”, maka nama Sriwijaya bermakna “kemenangan yang gilang-gemilang”. Kelompok Sriwijaya berharap dapat selalu menjadi pemenang dalam hidupnya. Mereka berharap dapat membawa Indonesia kepada kejayaan yang gemilang.

Kelompok Sriwijaya diketuai oleh Chatrin. Adapun anggota kelompok ini adalah:

  • Auliya Ridwan
  • Michael Hadiono
  • Dionysius Angga Adhi Baskoro
  • Putra Arri Sandhi
  • Aditya Ferry Ardyanto
  • Ahmadi Usman
  • Chairaja Almas Djeni
  • Alfiah Rizky Diana Putri
  • Dityana Mila Maulia
  • Chatrin
  • Desy Ayu Pirmasari
  • Uri Arta Ramadhani
  • Martha Monica
  • Devita Putri Elandi
  • Silvony Gathrie

 

Kegiatan Pra-PK 33

Kegiatan Pra-PK 33 adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh semua peserta PK 33 sebelum pelaksanaan PK 33. Secara garis besar, tugas-tugas yang harus dikerjakan dapat dikelompokkan menjadi:

1. Tugas Angkatan

Tugas angkatan adalah tugas yang harus dikerjakan secara bersama-sama oleh seluruh peserta angkatan PK 33. Tugas-tugas yang termasuk dalam tugas angkatan adalah:

  • Tugas001 Pemilihan Ketua Angkatan
  • Tugas002 Buku Angkatan
  • Tugas003 Nama Angkatan
  • Tugas005 Maskot Angkatan
  • Tugas008 Stand Up Comedy
  • Tugas010 Video Angkatan
  • Tugas012 Instruktur Olahraga
  • Tugas013 Ice Breaking
  • Tugas015 Data Peserta PK
  • Tugas018 Persembahan Pembukaan
  • Tugas040 Donor Darah
  • Tugas020 Pengurus Angkatan Pra-PK
  • Tugas110 Pembagian Kelompok
  • Tugas120 Flashmob
  • Tugas121 Apel Pagi
  • Tugas123 Pertunjukan Seni Musik Dapur
  • Tugas126 Jajanan Nusantara
  • Tugas127 PK LPDP in Action
  • Tugas129 Konsep Acara Penutupan PK
  • Tugas146 Mencari Media Partner

2. Tugas Kelompok

Tugas kelompok adalah tugas yang harus dikerjakan setiap kelompok dalam angkatan PK 33. Setiap anggota kelompok harus aktif berpartisipasi mengerjakan tugas kelompok yang diberikan. Tugas-tugas yang termasuk dalam tugas kelompok adalah:

  • Tugas 017 Daily Report (Resume)
  • Tugas022 Battle of Ideas
  • Tugas024 Seni Pertunjukan Kontemporer
  • Tugas030 Orasi Pemuda
  • Tugas073 Mencari Narasumber
  • Tugas133 Penampilan Lagu Daerah
  • Tugas135 Pantomim

3. Tugas Individu

Tugas individu adalah tugas yang wajib dikerjakan secara individual oleh tiap peserta PK. Tugas-tugas yang termasuk dalam tugas individu adalah:

  • Tugas004 Perlengkapan PK
  • Tugas016 My Sunshine
  • Tugas019 ProfilLinkedIn
  • Tugas114 Menghafal Ikrar dan Mars
  • Tugas122 Life Qoute
  • Tugas145 Membuat Profil Tokoh

Mars LPDP

Mars LPDP
Mars LPDP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *