Banyak dari mahasiswa yang ingin menjalani studi di Jerman mendapatkan informasi yang simpang siur mengenai tempat tinggal. Pada akhirnya, waktu yang sempit dan perencanaan yang kurang rapi membuat mereka harus merogoh kocek karena harga sewa rumah yang tidak wajar, dan bahkan didapatkan dengan kondisi yang tidak nyaman. Berikut tips sebagai panduan umum mencari tempat tinggal dan tips singkat mengenai transportasi di Jerman.

Kriteria Pemilihan Akomodasi

Mencari akomodasi di Jerman seperti bekerja full-time. Di Kota-kota besar seperti Berlin, Hamburg, Munich dan Frankfurt persaingan mencari apartemen cukup ketat sehingga diperlukan investasi waktu ekstra untuk mendapatkan apartemen dengan harga yang terjangkau dan posisi yang bagus. Selain itu, adanya faktor keberuntungan dalam mendapatkan tempat terbaik biasanya juga tidak bisa diabaikan.

Untuk mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Jerman ada beberapa kriteria dan informasi yang perlu diketahui dan dipertimbangkan, antara lain (tidak urut):

  • Kedekatan jarak dengan kampus
  • Koneksi dengan transportasi umum
  • Tipe pemanas ruangan (sangat penting)
  • Luas total tempat tinggal
  • Lokasi dengan supermarket, toko daging dan toko asia terdekat

Ada beberapa langkah-langkah penting yang bisa atau harus dilakukan sejak sebelum keberangkatan studi hingga pada saat sudah sampai di kota tujuan.

1. Sebelum keberangkatan: Cari Informasi mengenai student apartment atau studentenwohnung di kota tujuan anda melalui institusi Studentenwerk atau Contact Person di Universitas yang anda tuju.

Tempat tinggal dan fasilitas yang diberikan institusi ini memang dikhususkan untuk student yang menjalani studi di seluruh Jerman dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran. Disini aplikasi untuk pendaftaran bisa diajukan online sehingga cukup praktis bagi mahasiswa internasional. Aplikasi bisa dimasukkan sebelum keberangkatan sejak dari Indonesia. Kekurangan melalui cara ini hanyalah tingginya demand dari mahasiswa sehingga seringkali kita harus masuk ke dalam warteliste (daftar tunggu) yang cukup lama. Untuk info lebih lanjut kunjungi www.studentenwerk.de.

2. Gunakan layanan student apartment alternatif.

Di beberapa kota di Jerman, beberapa yayasan dan perusahaan swasta menawarkan apartemen khusus untuk mahasiswa dengan harga yang juga masih cukup kompetitif seperti House of Nation (house-of-nations.de/cms/) atau the Fizz (www.the-fizz.com/student_accommodation/). Cek di kota tujuan anda apakah ada layanan dari perusahaan sejenis.

3. “Melamar” sebuah kamar di WG (Wohngemeinschaft)

Ini adalah tempat tinggal yang sangat populer di antara mahasiswa di Jerman dan Eropa secara umum. WG bisa juga disebut flat-shared, yang biasanya dikelola secara bersama-sama (seperti menyewa kontrakan di Indonesia). Biasanya WG berupa apartemen dengan 2-4 kamar yang terpisah dan sebelum masuk, umumnya akan ada wawancara informal dari penghuni lama untuk melihat apakah anda “layak” bergabung. Ini mungkin cara yang tidak umum di Indonesia, tapi sangat umum di kehidupan mahasiswa Eropa. Disini ada lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan multi-cultural skills dan interaksi dengan mahasiswa internasional lainnya, suatu hal yang sangat penting dan berharga untuk mahasiswa yang kuliah di luar negeri. Kekurangan dari WG adalah pada umumnya kamar yang ditawarkan kosong, jadi penyewa harus mengisi mebel dan segala kelengkapannya sendiri (www.ebay.de dan www.kijiji.de bisa menjadi opsi). Untuk informasi dan bursa WG silahkan kunjungi portal khusus WG seperti wg-gesucht.de atau studenten-wg.de.

4. Zwischenmiete, Untermiete atau Sublet

Istilah di atas adalah metode penyewaan apartemen studio atau sebuah kamar di WG untuk waktu yang ditentukan. Contohnya jika seorang mahasiswa harus magang di luar Jerman (atau di luar kota studinya) untuk rentang waktu tertentu, maka umumnya mereka akan menyewakan kamar tersebut lengkap dengan mebel dan fasilitas yang ada untuk jangka waktu tertentu, bervariasi dari satu bulan hingga satu tahun. Ini sangat menguntungkan untuk mahasiswa baru yang sudah kehabisan tempat di asrama mahasiswa Studentenwerk dan belum sempat mencari tempat permanen untuk tinggal. Informasi bisa didapatkan langsung di Kampus tujuan atau secara online dari portal WG di atas, sehingga tempat tinggal bisa dicari bahkan sebelum keberangkatan. Biasanya kaution (deposit) dibutuhkan untuk metode sewa ini.

5. Wohnung (Apartemen) untuk suami-istri atau keluarga

Bagaimana dengan pasangan suami istri atau yang sudah berkeluarga? Kebanyakan dari mereka tentu ingin memiliki tempat tinggal sendiri tanpa harus berbagi karena privasi adalah suatu keharusan. Studentenwerk umumnya juga menawarkan apartemen yang cocok untuk keluarga atau pasangan suami istri, namun sayangnya tidak terlalu banyak. Untuk ini umumnya mahasiswa Indonesia yang berkeluarga di Jerman lebih memilih Wohnung. Untuk sewa-menyewa umumnya pemilik meminta Kaution (deposit jaminan uang) sebanyak 1-3x harga sewa. Di Jerman ada istilah kaltmiete dan warmmiete (Miete=sewa). Kaltmiete artinya harga sewa apartemen netto sedangkan Warmmiete harga sewa termasuk biaya tambahan (nebenkosten) seperti kebersihan, sampah, perawatan gedung dan/atau pemanas (heizung). Untuk listrik dan internet tidak termasuk dalam harga sewa dan umumnya diurus sendiri oleh penyewa.

Meskipun prosedur cukup rumit karena ada banyak administrasi yang harus dilalui, jika anda akan tinggal 2-4 tahun di Jerman maka opsi ini layak untuk dipertimbangkan. Bursa Wohnung juga ditawarkan oleh pemilik apartemen, agen properti, dst di surat kabar lokal maupun online seperti:

Untuk panduan legalitas dan administrasi mengenai kontrak Wohnung silahkan kunjungi www.justlanded.com/english/Germany/Germany-Guide/Housing-Rentals/Contracts

Tips: Cek komunitas Indonesia di kota tujuan karena mereka biasanya memiliki informasi yang lebih cepat untuk mendapatkan Wohnung.

Petunjuk Praktis Transportasi

Jerman memiliki sistem transportasi yang sangat mumpuni. Di kota-kota besar, bahkan mobil tidak dirasa perlu karena jaringan transportasi umum yang sangat baik dan cukup tepat waktu. Untuk mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Jerman akan mendapatkan fasilitas yang sama dengan mahasiswa lokal yaitu Semester Ticket. Ini secara hukum masuk ke dalam biaya kuliah di Jerman karena sistemnya adalah subsidi silang. Semester ticket memungkinkan anda untuk menggunakan seluruh fasilitas transportasi umum di kota tempat anda tinggal.

Jika ingin merasakan bersepeda untuk mobilitas sehari-hari, kota-kota di Jerman menyediakan jalur khusus sepeda dan ada banyak sepeda murah yang bisa didapatkan di bursa sepeda bekas. Bersepeda di Jerman layaknya sepeda motor di Indonesia. Terutama di kampus, sepeda adalah salah satu sarana transportasi yg populer dipakai. Dengan semester ticket bahkan anda bisa membawa sepeda ke dalam gerbong U-Bahn (MRT) atau kereta S-Bahn.

Untuk perjalanan keluar kota, ada pilihan Regional Bahn (untuk jarak kota yang tidak terlalu jauh) atau ICE (Intercity Express) untuk perjalanan jarak jauh. Bus baru-baru ini menjadi populer karena harganya yang lebih murah dibandingkan kereta, seperti yang ditawarkan www.flixbus.de atau www.meinfernbus.de.

Metode termurah dan yang terpopuler diantara mahasiswa adalah Mitfahrgelegenheit, www.mitfahrgelegenheit.de (atau www.blablacar.fr untuk lintas Jerman-Prancis). Konsepnya sederhana yaitu dengan memberi tumpangan untuk tempat kosong yang ada di mobil sang pengemudi. Metode ini juga sudah diawasi oleh ADAC (Asosiasi Otomotif Jerman) untuk keamanan dan lebih murah dibandingkan ICE.

Eko Primabudi
Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia
PK-33 LPDP
Technische Universitaet Berlin (DEU), Energy System and Policy

Sumber gambar: http://www.web2present.com/studyabroad/wp-content/uploads/2015/05/puerta-brandeburgo1.jpg

6 Comments

  1. Hai, sy mau tny referensi tmpt tgl di daerah Darmstadt untk adik saya. Dia kan mau kursus bahasa di FU Darmstadt cuman asrama nya kebetulan udah full.

    Ada info tempat tinggal lain ngga ya sekitar sana? Kalau ada boleh di share list2 tempat tinggal nya ke email aku ya.

    Regards,

    Felicia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.